Sabtu, 21 April 2012

Ibu Kartini Dan Putri Indonesia


Matahari sudah lewat ubun-ubun waktu Damin  dan Istrinya Marinah melintasi sebuah kawasan pertokoan di ibukota kecamatan. Mereka baru saja menjual hasil kebun mereka ke pasar, sekalian belanja keperluan sehari-hari yang sebetulnya tidak terlalu banyak. Damin  dan Istrinya Marinah hanya hidup berdua, kebutuhan sehari-hari soal makanan sudah hampir tercukupi oleh hasil kebun dan sawah mereka. Tapi sesekali kan boleh saja mereka merasakan kenikmatan jenis lain, makan masakan warung atau belanja baju baru.

Dari jejeran ruko itu, keluarlah seorang ibu yang menuntun anak perempuan berusia sembilan atau sepuluh tahunan. Mereka baru saja keluar dari sebuah salon yang melayani jasa rias pengantin dan penyewaan pakaian. Si anak tampak tidak terlihat senang, dan ibunya kelihatan bingung, apalagi si anak kelihatan merajuk. “Besok pake kaen Emak saja ya, bajunya batik yang bekas lebaran kemarin, nanti rambutnya dikepang saja sama Teh Isah…” kata si Ibu. Tapi si anak mandeg, nggak mau jalan, “Tapi temen-temen Titin yang lain pake kebaya Ma, nyewa dari salon… kan malu kalo Titin sendiri yang nggak pake kebaya…” kata si Anak.

Si Ibu berjongkok di depan anaknya, mencoba memberi penjelasan, “Iya, tapi uang Ema nggak cukup, masak nyewa kabaya sasetel empat puluh rebu. Uang dari Bapa saja tadi Cuma lima puluh rebu, sudah keambil ongkos sama makan baso tadi…” kata si Ibu. Si Anak tetep manyun, “Ya Ema balik dulu, minta lagi duitnya sama Bapa…” katanya. Si Ibu menggeleng-geleng, “Teu aya deui (nggak ada lagi) Neng, Bapa belum gajihan, gajihannya masih sepuluh hari lagi…” kata si Ibu lagi.

Marinah  yang sempat mendengarkan percakapan itu, tertarik untuk mendekat dan bertanya, “Ada apa Bu?” tanyanya. Sudah lama ia memang mendambakan seorang anak yang hingga saat ini belum didapatkannya. Iteung lalu bertanya pada si Ibu. Bagi masyarakat di pedesaan atau di kota kecil seperti itu, bertanya seperti itu tidak akan dianggap sebagai ikut campur. Mungkin lain halnya dengan di kota besar, yang bisa saja malah dianggap usil dan ditanggapi salah. Buktinya, waktu ditanya, si Ibu tersenyum pada Iteung dan menjawab, “Ah biasa Neng, ini anak saya besok harus ikut Kartinian di sekolahnya. Tapi disuruh pake baju kebaya. Ini mau nyewa harganya mahal pisan, satu setelnya empat puluh ribu seharian. Sudah saya tawar dua puluh rebu sampe pulang sekolah dikembalikan, salonnya nggak mau…” jawab si Ibu.

“Memangnya harus pake kabaya ya Bu?” tanya Marinah. Si Ibu menggeleng, “Ya enggak sih Neng, yang penting pake pakean adat. Tapi pakean adat yang daerah lain malah lebih mahal sewanya…” jawab si Ibu lagi. “Tiap taun Kartiniannya?” tanya Marinah polos. Si Ibu mengangguk, “Ya iya lah Neng, tiap taun, kayak agustusan…” jawab si Ibu sambil tersenyum. “Maksud saya, kalo tiap taun, kenapa nggak beli aja sekalian baju kebayanya?” tanya Iteung lagi.

Damin  yang ada di deka situ menimpali istrinya, “Kamu teh gimana Marinah, nyewa aja mahal, apalagi beli!” kata Damin. Marinah melirik suaminya, “Maksudnya, kalau beli kan bisa dipake tiap taun, jadi nggak usah nyewa terus…” jawab Marinah. Si Ibu menimpali, “Maunya sih begitu Neng, tapi kalo beli juga percuma, taun depan bajunya pasti nggak muat lagi…” kata si Ibu.

Marinah mengangguk-angguk, “Oooh iya yah. Kalau cuma dipake setaun sekali kan sayang bajunya, pas mau dipake sudah nggak muat. Kenapa Kartiniannya nggak tiap minggu aja ya, kayak upacara…” kata si Marinah, entah polos entah oon. Damin langsung menarik tangan istrinya, “Ngaco kamu mah ah, masak Kartinian tiap minggu. Ibu Kartini kan ulang tahunnya setahun sekali. Makanya pake kebayanya juga setaun sekali!” kata Damin.

Marinah masih bingung, “Kenapa Ibu Kartini yang ulang tahun, tapi anak-anak harus pake kebaya?” tanya Marinah lagi. Damin gemes melihat kelakuan istrinya itu. “Ibu Kartini teh pahlawan Marinah, pahlawan wanita Indonesia. Nah untuk memperingati jasanya, tiap hari kelahirannya diperingati sebagai hari Kartini, terus biasanya anak-anak disuruh pake pakean daerah, ikut pawey, karnapal, lomba…” kata Damin.

Marinah menggerutu, “Iya, saya juga tau Ibu Kartini teh pahlawan Kang. Tapi kan yang namanya pahlawan itu membantu orang, bukan malah nyusahin orang. Masak gara-gara dia pahlawan, semua orang harus pake kabaya, pan repot!” kata Marinah lagi. Si Ibu keliatan geleng-geleng kepala sambil mesam-mesem. Damin  yang justru malah tambah jengkel, “Yang salah itu bukan Ibu Kartininya Marinah, tapi sekolah yang nyuruh muridnya pake pakean adat, dan nggak liat-liat kemampuan orang tuanya. Kalo mau bikin peringatan Ibu Kartini, kan bisa pake cara lain, nggak cuma sekadar pake kabaya!” kata Damin.

“Iya Kang, saya juga bingung, jangan-jangan anak-anak malah nggak tau siapa…” timpal si Ibu. Ia lalu melirik anaknya, “Titin tau siapa Ibu Kartini?” tanyanya. Titin langsung menjawab, “Ya tau atuh Bu, kan ada lagunya. Titin juga apal lagunya…” jawabnya. “Iya, siapa Ibu Kartini teh?” tanya ibunya lagi yang jadi terusik pengen tau gara-gara obrolannya dengan Kabayan dan Iteung. “Itu, Putri Indonesia yang namanya Harum!” jawab Titin. Ibunya langsung geleng-geleng dan menepuk kepalanya sendiri, “Saya malah jadi tambah males nyewain baju kabaya itu Kang, kalo begini jadinya…” katanya sambil melirik Damin.

Damin hampir saja ngomong, tapi Marinah sudah memotong, “Udah, nyewa aja Neng, ini Bibi kasih uangnya. Siapa tau besok Neng bisa jadi Putri Indonesia, kan bisa terkenal kayak Ibu Kartini atau Enjelina Sondah!” kata Marinah sambil menyerahkan duit lima puluh rebu selembar pada anak perempuan itu. Anaknya jelas gembira, ibunya yang bingung, dan Damin  jelas sebel!

Kamis, 19 April 2012

10 Alasan Perempuan Berselingkuh

Image

Umumnya, perempuan berselingkuh bukan karena sekadar iseng. Ada beberapa alasan yang membuat mereka memutuskan untuk melakukan hal ini. Apa saja ya?

1. Balas dendam 

Kalau Anda mengkhianati cintanya, dia juga bisa melakukannya, bahkan lebih hebat dari Anda. Kalaupun sampai ketahuan oleh Anda, mungkin memang dia sengaja. Masing-masing perempuan memang punya caranya sendiri dalam menghadapi perselingkuhan yang dilakukan kekasihnya dan patah hati yang dirasakannya. Dia bisa melakukannya sembunyi-sembunyi di belakang Anda, bisa juga sengaja memamerkannya.

2. Urutan kesekian 

Layaknya seorang kekasih, si dia ingin selalu jadi nomor satu dalam hidup Anda. Bukan nomor dua, apalagi nomor-nomor berikutnya. Dialah prioritas dan ratu di hati Anda.

3. Kekerasan 

Kini, banyak perempuan yang makin sadar pentingnya penghargaan atas dirinya sendiri, salah satunya dengan bersikap tegas ketika pasangannya melakukan tindak kekerasan (umumnya secara fisik) kepadanya. Mungkin awalnya dia akan mencoba bertahan, tapi bila Anda kembali mengulangi tindakan Anda ini, mereka akan meninggalkan Anda. Mereka yakin, masih banyak pria lain yang bisa menghargainya jauh lebih baik daripada Anda.

4. Hambar 

Perempuan menyukai hal-hal detail, misalnya hari ulangtahunnya, hari jadi Anda berdua, atau hal-hal istimewa lainnya. Hati-hati bila Anda menganggap semua ini sebagai hal remeh, apalagi bila selama ini si dia selalu mengurus semua kebutuhan dan rela berkorban demi Anda. Bila Anda tak pernah menghargai apa yang sudah ia lakukan untuk Anda dan mengabaikan hal-hal yang dianggapnya penting, bersiaplah menghadapi pertengkaran hebat.

5. Seks 

Meski Anda kaya dan selalu memberinya perhatian penuh, ketidakpuasannya dalam urusan seks tak bisa diabaikan begitu saja. Ini berbahaya bagi sebuah perkawinan. Karena itu, segera cari solusinya.

6. Cadangan 

Ketika putus cinta, umumnya perempuan lebih menderita menghadapi hari-harinya yang panjang sebelum akhirnya ia bangkit lagi. Karena itu, ketika melihat tanda-tanda hubungan yang dijalaninya tidak bisa dipertahankan lagi dan akan segera berakhir, bukan tak mungkin ia mulai mencari pengganti Anda. Jadi, kalau Anda memang benar-benar mencintainya, perbaikilah hubungan Anda segera.

7. Pria bermasalah 

Maksudnya, banyak hal-hal di sekeliling Anda yang membuat pasangan Anda merasa gerah dan ikut menanggung beban itu. Sebab, selain menjalin hubungan dengannya yang tentunya tak lepas dari masalah, Anda juga masih harus menangani mantan kekasih Anda yang terus meneror, keluarga yang selalu ikut campur pada urusan Anda, belum lagi ulah teman-teman yang melibatkan Anda dalam masalahnya. Akan makin lengkap "penderitaannya" bila Anda termasuk anak mama. Alih-alih memberi perhatian dan berbagi kasih sayang dengan kekasih, Anda malah sibuk sendiri.

8. Hubungan jalan di tempat 

Umumnya, ketika menjalin hubungan dengan pasangannya, perempuan menginginkan adanya hubungan yang berkomitmen yang berujung pada pernikahan. Bila hubungan yang dijalani sudah sekian lama, tapi tak ada peningkatan ke jenjang berikutnya, mereka akan berpikir Anda tidak menginginkan hubungan ini berlanjut. Jadi, buat apa menunggu Anda lebih lama?

9. Bosan 

Hal yang satu ini bisa muncul karena dia terperangkap rutinitas di rumah atau hubungan yang Anda jalani dengannya membosankan baginya karena Anda tak memberinya perhatian yang dia harapkan dan waktu Anda lebih banyak dihabiskan untuk hal lain ketimbang bersamanya. Padahal, perempuan menyukai kejutan dan selalu ingin dianggap istimewa.

10. Hubungan tidak seserius yang diduga 

Awalnya mungkin Anda memang senang menjalani hubungan dengannya, tapi ternyata Anda tidak menikmati dan tak merasa ingin terikat dengannya. Tak heran bila Anda masih mencoba melirik sana-sini, padahal dia sudah menyerahkan seluruh perasaannya kepada Anda.

Kumpulan Sepeda Unik Dari Seluruh Dunia

Pernah liat sepatu unik? hewan unik? atau baju-baju uniknya selebriti dunia? Tapi kalo kumpulan sepeda-sepeda unik udah pernah belum? Ni, biar BikinSegar ayo sobat liat sepeda-sepeda berikut....Ada yang aneh, mengerikan, sampai yang sedikit porno juga sih :








10 Hal yang Tak Bisa Dibeli dengan Uang

Image

Kita sering membicarakan tentang uang; bagaimana mendapatkan banyak uang, bagaimana mengatur pengeluaran, berapa yang ditabung, serta diinvestasikan di mana. Kita sibuk merencanakan, memikirkan, dan mengkhawatirkan uang yang kita miliki, sehingga seolah-olah uang adalah hal paling penting di dunia. Uang memang penting dalam kehidupan. Tanpa alat tukar ini, kita tak akan bisa memenuhi kebutuhan hidup. Uang membuat kita bisa melakukan banyak hal dibandingkan jika kita tak memilikinya. Tetapi, sepenting-pentingnya uang, sebanyak apa pun pundi-pundi uang Anda, ada hal-hal yang tak bisa dibeli olehnya.

Kehilangan waktu

Uang tak akan mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, waktu 24 jam tersebut akan hilang dan tak akan pernah kembali. Karena itu, gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menyatakan perhatian dan kasih sayang Anda pada orang tercinta, sebelum waktu itu berlalu.

Kebahagiaan

Memang kedengarannya klise, uang tak bisa membeli kebahagiaan. Tapi inilah kenyataannya. Uang memang bisa membuat Anda merasa senang karena bisa membiayai liburan, membeli elektronik terkini, atau mobil tercepat. Tapi setumpuk uang tak kan pernah bisa menghadirkan kebahagiaan nyata yang berasal dari dalam hati kita. Kebahagiaan jenis ini hanya datang dari hubungan yang membahagiakan serta dukungan dan cinta dari keluarga.

Kebahagiaan Anak

Untuk memberikan sandang dan pangan yang layak kepada buah hati, memang dibutuhkan uang. Tapi uang tak bisa memberikan rasa aman, tanggung jawab, sikap yang baik, serta kepandaian pada anak-anak. Hal itu merupakan buah dari waktu dan perhatian yang Anda curahkan untuk mereka dan hal-hal baik yang Anda ajarkan. Uang memang membantu kita memenuhi beberapa aspek pengasuhan, tapi waktu telah membuktikan bahwa kebutuhan dasar tiap anak adalah berapa banyak waktu yang diberikan orangtuanya, bukan uangnya.

Cinta

Ini satu hal klise lainnya, cinta tak bisa dibeli dengan uang, tapi akuilah hal itu benar. Dengan uang kita bisa membuat orang tertarik, tapi cinta berasal dari rasa saling menghargai, perhatian, berbagi pengalaman, dan kesempatan untuk berkembang bersama. Itu sebabnya banyak pasangan yang menikah karena uang, tak bertahan lama.

Penerimaan

Untuk diterima oleh lingkungan pergaulan, Anda tak butuh uang. Bila Anda ingin diterima, fokuskan energi Anda untuk membuat diri Anda berharga bagi lingkungan sekitar dengan menjadi teman dalam suka dan duka.

Kesehatan

Kita butuh uang untuk mengongkosi biaya perawatan dan membeli obat, tapi uang tak bisa menggantikan kesehatan yang hilang. Itu sebabnya ungkapan pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati sebaiknya kita terapkan. Mulailah berolahraga, berhenti merokok, dan banyak hal lain yang pasti sudah Anda tahu.

Kesuksesan

Beberapa orang memang ada yang mencapai kesuksesan dengan menyuap, tapi ini adalah pengecualian. Kesuksesan hanya berasal dari kerja keras, kemauan, dan sedikit kemujuran. Ada aspek kecil dari usaha menuju sukses yang bisa didapatkan dengan uang, misalnya mengikuti pelatihan atau membeli peralatan, tapi sukses lebih banyak berasal dari usaha yang Anda lakukan sendiri.

Bakat

Kita dilahirkan dengan bakat tertentu. Dengan uang, yang bisa kita lakukan adalah mengasah bakat tersebut, misalnya belajar musik. Namun, para ahli mengatakan, untuk menjadi ahli di bidangnya, kita membutuhkan bakat.

Sikap yang baik

Banyak orang yang kaya raya tapi sikapnya kasar dan ucapannya sinis. Tak sedikit orang sederhana yang tutur katanya sopan dan menunjukkan rasa hormat pada orang lain. Jadi, jumlah uang yang dimiliki bukan penentu sikap atau manner seseorang.

Kedamaian

Bila uang bisa membeli kedamaian, barangkali kita tak lagi mendengar kata perang. Justru yang sering terjadi sebaliknya, uanglah yang menjadi sumber pertikaian dan permusuhan.

10 Hal yang Tak Bisa Dilakukan Pria

Image

Mulai dari hamil, hingga lebih panjang umur, berikut 10 hal yang bisa kita lakukan namun tak bisa dilakukan laki-laki.

1. Hamil

Memang sih untuk hamil kita membutuhkan kontribusi pria, tapi tetap saja pria tak bisa merasakan sensasi rasa kagum, takjub, dan ajaibnya mengandung selama sembilan bulan.

2. Panjang umur

Ini fakta lho, umur wanita bisa 5-10 tahun lebih panjang dari usia pria.

3. Multitasking

Bukan hal aneh kalau wanita bisa melakukan banyak hal sekaligus, ngobrol di telepon sambil ngetik dan mendengarkan radio sekaligus. Kaum wanita pula yang bisa melakukan peran ganda; sukses berkarir, jadi ibu rumah tangga, ditambah melanjutkan kuliah S2.

4. Multi orgasme

Pria memang selalu orgasme saat berhubungan seks, tapi cuma wanita yang bisa melakukan sensasi orgasme berulang.

5. Banyak pilihan fashion

Wanita memang mahluk yang indah, tak heran bila para desainer menciptakan lebih banyak pilihan busana untuk bergaya. Mulai dari rok mini hingga gaun pesta yang indah.

6. Pakai high heels

Kita bisa dengan mudah terlihat beberapa inci lebih tinggi dan punya kaki jenjang secara instan.

7. Bersantai di salon

Wanita yang menghabiskan waktu seharian di salon untuk merawat diri adalah hal yang normal. Tapi bila pria melakukannya?

8. Memanjangkan rambut

Tak sempat ke salon untuk memotong rambut? Tenang, dengan rambut panjang Anda justru terlihat lebih seksi. Sedangkan bila pria lupa memotong rambut penampilan mereka jadi tak karuan.

9. Menyalahkan PMS

Lagi nggak mood? Bilang saja Anda sedang haid, orang lain akan mengerti.

10. Punya nama belakang baru

Cuma wanita yang punya tambahan nama baru setelah menikah, mengikuti nama suami.

5 Patung Paling Kontroversial di Indonesia

1. Patung Obama

Image

Setelah menjadi kontroversi, patung Obama Kecil yang terpasang di Taman Menteng, Jakarta Pusat, dipindahkan, Minggu (14/2/2010) malam ke SD 01 Menteng. Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyetujui aspirasi masyarakat untuk memindahkan "Barry Dreams Statue" di bekas sekolah Barack Obama secara permanen.
Keberadaan patung Obama kecil di Taman Menteng menuai protes banyak kalangan karena dinilai tidak pantas mengingat Obama tidak memiliki jasa pada Indonesia. Banyak kalangan menganggap masih banyak tokoh negara ini yang lebih pantas. Patung perunggu dengan tinggi dua meter dirancang seorang seniman patung Ancol bernama Edi Chaniago. Pembangunan patung ini digagas oleh lembaga 'Friends of Obama.'
 
2. Patung Gus Dur

blog-apa-aja.blogspot.com

Patung kontroversial'Mata Hati Gus Dur' karya Cipto Purnomo menuai kontroversi karena berwujud perawakan Buddha. Bedanya, kepala Sang Buddha diganti kepala Gus Dur lengkap dengan kaca mata tebalnya.

Patung ini, bersama tiga patung Gus Dur lainnya ditampilkan dalam gelar seni budaya bertajuk 'Multisesigusdurisme' di Studio Mendut di Magelang, pada Jumat, 5 Februari 2010. Menurut Cipto, pembuatan patung kontroversi ini tidak ada niatan untuk menyinggung umat Buddha.

Menurut Cipto, patung Buddha yang berwajah Gus Dur tersebut lebih menggambarkan sosok Gus Dur yang pluralis, bisa diterima masyarakat dan gambaran kebaikan. Cipto tidak berniat menjual patung "Mata Hati Gus Dur" yang berukuran 100 x 90 meter itu. Bahkan, patung tersebut sampai saat ini masih terdapat di Studio Mendut milik Sutanto Mendut.

3. Patung Tiga Mojang

blog-apa-aja.blogspot.com

Suasana di perumahan elite Harapan Indah di Kota Bekasi sangat heroik pada 19 Juni 2010 lalu. Sekelompok massa mengiringi pembongkaran patung Tiga Mojang seharga Rp 2,5 miliar yang menjadi ikon perumahan itu. Karya seni yang terbuat dari perunggu itu dirobohkan setelah diprotes keras oleh kalangan ulama dan masyarakat setempat karena dinilai bersimbol Trinitas. Pendiriannya juga dituding tidak berizin.

Patung setinggi 19 meter berbentuk tiga perempuan berpakaian seksi karya seniman Bali, Nyoman Nuarta, itu berhasil dirobohkan pukul 07.40 WIB setelah aparat dan massa bekerja keras sejak Sabtu dinihari pukul 03.30 WIB.Di depan patung ada sebuah prasasti yang menyebutkan patung Tiga Mojang merupakan refleksi dari keindahan budaya Jawa Barat dan tertulis nama Nyoman Nuarta sebagai pembuatnya.

Setelah 'dibuang' di Bekasi, patung pahatan seniman Nyoman Nuarta itu justru dibeli oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika

4. Patung Inul

blog-apa-aja.blogspot.com
Patung Inul Daratista, yang berada di tengah jalan dekat rumahnya, Jalur Kartika Utama, Pondok Indah, Jakarta diprotes ormas FPI pada tahun 2007. Patung Inul setinggi 2,5 meter lengkap dengan pondasi kotak serta lampu sorot itu berwarna emas. Plakat hitam bertuliskan 'Sumbangan dari Inul Daratista' tampak menghias bungkusan patung itu. Inul menyumbangkan patung dirinya untuk menghiasi jalan yang telah dipenuhi patung lainnya. Akhirnya Patung Inul dibongkar dan diamankan Ketua RT setempat.

5. Patung Tarian Rakyat (Patung 'Bahenol' di Pekanbaru)

blog-apa-aja.blogspot.com

Patung penari yang berada tepat di jantung kota Pekanbaru, Riau, masih menuai kontroversi publik hingga hari ini. Tepat berada di perlintasan Jalan Sudirman dan jalan gajah Mada atau tepat berada di depan kantor Gubernur disebut-sebut patung ini menelan biaya Rp 4 miliar.

Patung yang baru sebulan nangkring, menampilkan dua sosok pria dan wanita yang tengah menari. Sang pria mengenakan peci berada di posisi atas. Sedangkan patung wanita posisi di bawah dengan tubuh yang melentik. Melintiknya badan patung ini, membuat posisi bokongnya menjadi "bahenol". Bokong patung yang terlihat montok itu, mengarah ke Kantor Gubernur Riau. Urusan bokong "bahenol" membuat patung dinilai erotis. Belahan bokong patung yang terlihat dengan jelas bagi masyarakat yang melintas di sana, menimbulkan protes dari berbagai pihak.

Nama patung itu juga menjadi perdebatan. Semula dinamai tugu zapin, sebuah tarian khas Melayu Riau. Tapi rupanya, tugu zapin yang disebut ini pun menuai kritikan. Alasannya, tarian zapin tidaklah sama dengan bentuk patung yang menari itu. Lalu diganti tugu Titik Nol. Tapi dikritik juga karena posisinya tidak di titik nol Pekanbaru. Lantas nama tugu berubah menjadi Tarian Rakyat.

Kondom Termewah di Dunia



Benda-benda bermerk semakin banyak berseliweran. Tidak hanya busana, tas atau sepatu. Bahkan kondom pun dilabeli dengan merk ternama.

Seorang arsitek asal Republik Georgia, Irakli Kiziria, mendesain kondom berlogo Louis Vuitton. Dengan embel-embel merk fashion ternama asal Perancis itu, kondom ini jelas bukan kondom biasa.

Image

Kemasannya dicetak dengan motif monogram dengan latar berwarna cokelat. Paduan warna dan motif kemasan ini memang menjadi ciri khas sejumlah produk berlogo LV itu.

Kondomnya sendiri dibuat dengan desain yang cukup unik. Di permukaannya terdapat logo LV yang dicetak embossed. Belum diketahui apakah efek embossed ini hanya sekedar ornamen semata atau dapat menimbulkan sensasi tersendiri saat bergesekan dengan Miss V.

Dengan merk ternama yang disandangnya, kondom ini tentu tidak dibanderol dengan harga sembarangan.



Huffington Post melansir, satu buah kondom LV dijual seharga $68 atau sekitar Rp.607.000. Sayangnya, produk ini tidak tersedia di outlet resmi LV, karena kondom ini bukan hasil produksi LV.



Logo LV hanya digunakan untuk kepentingan komersil semata, bukan menjadi bagian resmi dari produksi rumah mode yang berdiri tahun 1854 itu. Kondom ini dibuat sebagai proyek desain untuk Design Provocation, sebuah program yang mendukung Hari AIDS Sedunia.

Hasil penjualan produk Design Provocation termasuk kondom ini- akan didonasikan ke sebuah yayasan riset HIV/AIDS.
Siapa sangka, bercinta bisa semewah ini?

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More